Menjelajahi Harta Finlandia Bagian II: Stockmann dan Marimeko!

helsinki marimekkoSaya masih menikmati tampilan yang indah itu: kue-kue berisi cokelat dan krim, kek dengan jenis berbeda yang diletakkan di depan lemari es sehingga membuat saya tampak seperti serigala Ezekiel yang menatap lapar pada tiga babi kecil! Hanya melihat jutaan cokelat berbaris saja sudah menaikkan berat sebanyak 10 pon! Ketika meninggalkan tempat itu dengan berat hati, saya melambai pada serbet yang menampuk cokelat-cokelat itu layaknya saya berpisah dengan pujaan hati saya. Fredrick lalu membawa saya ke Stockmann, sebuah pusat perbelanjaan yang mirip dengan Galleries La Fayette. Fredrick tahu bahwa kalau ia mau saya untuk meninggalkan tempat cokelat, maka yang harus ia lakukan (sekaligus untuk menghibur saya) adalah dengan mengajak saya berbelanja.

Galeri itu didirikan pada 1862 oleh orang Jerman bernama Gustav Stockmann, dan selain di Helsinki, galerimarimekko itu bisa ditemukan di beberapa kota besar di Finlandia, seperti Oulu dan Turku, di pusat perbelanjaan semacam Jumbo di Vantaa dan negara Baltik lainnya seperti Latvia, Estonia dan Rusia. Stockmann bukan hanya merupakan tempat berbelanja, tetapi juga didirikan sebagai merk yang unggulan Finlandia. Produknya lebih mahal daripada harga rata-rata, namun sebenarnya, kelas dan kerajinan terbaik dapat ditemukan disini. Terletak di persimpangan Mannerheimintie dan Aleksanterinkatu, galeri itu bertempat di jantung kota Helsinki. Pembangunannya selesai pada 1930 dan untuk sekarang merupakan pusat perbelanjaan terbesar diantara negara-negara Nordik. Karena eskalator di Stockmann merupakan yang pertama ada di Finlandia, logonya sengaja dibentuk menyerupai huruf “S”, menutupi eskalator. Gedungnya sangat besar, dengan tujuh lantai toko perbelanjaan, berisikan segala jenis pesan mengenai bar kelas atas, termasuk merk-merk nasional yang tersebar dimana-mana seperti Marimekko, Iittala dan Arabia.

dsc00939Disana juga terdapat terowongan bawah tanah yang menghubungkan gedung Kirjatalo (yang didesain oleh Alvar Aalto), dimana terdapat perpustakaan terbesar di Finlandia, Akateeminen Kirjakauppa. Di sisi lain terowongan itu terhubung pada Forum pusat perbelanjaan Stockmann. Stockmann benar-benar merupakan salah satu tujuan turis favorit saya. Nyatanya, di lantai lima berisikan cinderamata, termasuk topi ala Finlandia, bendera, rusa-rusa, dan buku-buku mengenai Finlandia. Kami naik menuju lantai tiga, dimana isinya adalah barang-barang untuk rumah, dan juga bisa menemukan Marimekko, sebuah brand terkenal asal Finlandia. Markus, teman Fredrick yang kutemui pada saat makan malam, memiliki rumah dengan peralatan bertanda “Marimekko” dan katanya harganya pun terjangkau!

Marimekko, sebuah perusahaan Finlandia, didirikan pada tahun 1951 oleh Armi Ratia dan Viljo dan mengalami masa kejayaannya pada tahun 60an dan 70an, berkat warnanya yang cerah dan gayanya yang sederhana. Setelah proyek perusahaan kain minyak yang sebelumnya mengalami kegagalan dan dialihkan ke garmen, Armi meminta beberapa teman senimannya untuk menerapkan desain grafik mereka pada tekstil. Untuk menunjukkan bagaimana kainnya dapat digunakan, perusahaan itu juga mendesain dan menjual sejumlah gaun sederhana. Setelah deteksi cepat mode sebagai sebuah seni dan industri, Marimekko, berkat desainer Timo Sarpaneva, diperkenalkan dalam sebuah peragaan busana di Triennale pada 1957 Milan. Meski pertunjukannya dibatalkan tanpa pemberitahuan, busananya tetap dipertontonkan di dekat DSC00948Rinascente, sebuah tempat belanja kelas atas, dan dibawah manajer display toko Giorgio Armani. Karena inilah gaun-gaun Marimekko menjadi merk ternama di Finlandia. Setelah Italia, Marimekko diperkenalkan di AS oleh arsitek Benjamin C. Thompson. Jacqueline Kennedy membeli delapan gaun Marimekko yang ia kenakan selama kampanye presiden 1960 di AS. Sekarang Anda bisa menemukan beberapa toko yang terletak di AS seperti di New York; Cambridge, Massachussets; Oxford, Mississippi; Miami, Forida dan juga di Vancouver, British Colombia. Sejak September 2011 ada sekitar 84 toko di seluruh dunia. Meski harganya yang mahal, merupakan sebuah keharusan bagi orang Finlandia dan siapapun untuk memiliki nama ini di rumahnya, dengan perabotan dari merk Iittala dan kaca Murano, yang keduanya tidak berarti murahan!

DSC00954Iittala didirikan pada 1881 oleh seorang Swedia bernama Petrus Magnus Abrahamsson. Karena keterbasan pengrajin kaca yang mahir di Finlandia, pekerjanya pun berasal dari Swedia. Salah satu produk yang diminati adalah vas Alvar Aalto, yang katanya diimitasi dari pantai Finlandia. Aino Aalto diciptakan sebagai kaca modern dengan pilihan yang eksklusif, yang sekarang masih diproduksi. Seniman lain juga pernah menjadi bagian dari Iittala, memperkenalkan versi unik mereka dari kaca-kaca cantik ala Skandinavia. Tapio Wirkkala, Timo Sarpaneva dan Oiva Toikka pernah menjadi bagian dari Iittala, menjadi pelopor desain modern dunia. Sekarang Iittala terus menciptakan barang pecah belah yang menarik namun tetap fungsional. Merk itu menyediakan varian barang pecah belah yang sangat banyak, termasuk barang tembikar dan kesenian yang terus mendorong bakat. Menurut saya, entah apakah orang-orang Finlandia terlalu kaya sehingga harga bukanlah merupakan sebuah masalah, atau mereka memang gemar berfoya-foya!

Translated by Rifki Amin