Greenwich Village, Dimana jalan-jalan pemberhentian menjadi logis!

greenwich-village-nyc-map

Pada awalnya, New York mengubah kebiasaan saya: dari orang yang sering terlambat menjadi datang lebih awal dan rajin… bahkan sebelum aku memiliki nomor telepon Amerika. Dengan kemampuan yang saya miliki saya segera menunjukkan kepada teman-teman saya bahwa saya telah tiba, dan saya mulai sembuh dari penyakit malas atau datang terlambat. Aku mulai menyembuhkan penyakit datang terlambat saya. Bertemu dengan orang-orang yang terlambat beberapa menit. Ketika saya turun di metro, Scott mengirim saya pesan bahwa ia akan menunggu saya di taman. Dia mencoba untuk menunjukkan lokasinya. Meskipun jalan-jalan di Manhattan itu mudah dan logis, menyebabkan jalan-jalan diberi nomor, aku benci logika dan angka! Aku benci jalan-jalan tersebut bahkan lebih ketika berada di jalan seperti Broadway, luas dan benar-benar membingungkan Anda!gaystreet
Dari Greenwich menuju feri, jalan-jalan pemberhentiannya ditunjukkan dengan nomor dan nama yang tepat seperti Spring, Christopher, Lafeyette, dan Mulberry. Sekarang saya mulai terbiasa dengan logika, saya seperti menjadi orang asing dan aku benar-benar bingung. Scott memhami kondisi saya dan datang kepadaku. Aku melihat dia melambaikan tangannya dari seberang jalan, dan memungkinkan aku melihatnya. Dia tinggi, kurang lebih 190 cm. Aku menyeberang jalan menuju ke arahnya. Dia memelukku erat, dan terasa seperti ada tulang yang menonjol. Saya belajar bahwa sapaan di Amerika Serikat itu tidak seperti di Eropa dengan ciuman, tetapi dengan pelukan, atau untuk laki-laki macaho tepukan kuat dari belakang.
villageScott adalah orang Norwegia, tetapi lahir dan dibesarkan di New York dan bekerja sebagai pebisnis di Wall Street. Dia bertanya kepada saya, di mana saya biasanya suka makan. Dan saya menjawab bahwa saya tidak tahu sama sekali, karena terlalu banyak pilihan.
Aku paham makanan asing, jadi saya memilih restoran lokal, klasik New Yorker bistro. Pada awalnya, Scott bertanya apakah aku ingin makan makanan Italia? Tetapi jujur, aku menghindari makanan Italia ketika saya berada di luar negeri. Pertama-tama saya tidak ingin menjadi orang Italia kuno dengan pikiran yang tertutup dengan makan makanan khas Italia di luar Italia, dan kedua karena saya ingin mencicipi masakan lokal. Meskipun makanan Amerika adalah Burger dan kentang goreng dan itu benar-benar sehat, saya tidak ingin makanan Italia di mana pun berada selain di Italia, karena rasa makanannya tidak akan pernah sama! Saya ingat ketika saya masih di Perancis mereka menggunakan pasta sebagai lauk, sebuah penghinaan untuk Italia. Selain itu disajikan seperti sarang walet, pucat, matang, tanpa sedikit minyak zaitun dan garam. Itu adalah pasta yang menjijikkan, bahkan pasien rumah sakit pun tidak akan menyukainya. Untuk menambahkan kerusakan menghina keju mozzarella, suatu keharusan di Italia, sering ke luar negeri sering diganti dengan keju Emmental atau terburuk sesuatu cairan yang membeku selama memasak! Dengan pikiran seperti ini, kami memutuskan untuk makan hamburger yang baik! Ini akan lebih baik dari margherita pizza!hamburger american
Sebelum sampai di rumah makan, kami berhenti di sebuah bar kecil, bar anggur untuk minum. Aku memilih rosé, sementara Scott, memilih anggur favoritnya, Moscato. Kami membicarakan pengalaman perjalanan kami, seperti yang kita lakukan pada bulan April. Aku mendengarkan ceritanya tentang Roma, meskipun saya sudah tahu, tapi terus mendengarkannya lagi sepanjang pertukaran budaya. Dia mengaku kepada saya bahwa Roma adalah kota yang paling indah yang pernah dikunjungi dan ia ingin tinggal di sana. Jadi, saya mengusulkan pertukaran saya tinggal di New York dan dia di Roma! Sambil tersenyum, dia menerima. Dia membuat catatan bahwa saya tinggal beberapa waktu. “Tentu saja” jawabku dengan mantap. Dan semua yang saya katakan dia menggoda saya menekankan bahkan lebih “Tentu saja!” Saya tidak keberatan. Saya sangat percaya diri! Setelah menghabiskan dua gelas anggur, kepala saya mulai terasa pusing dan saya merasa bahwa sudah waktunya untuk makan malam!
Kami akhirnya tiba di restoran tradisional Amerika, Spartan. Ketika pelayan melihat ada orang masuk ke restoran, ia menyambut kami dengan dua menu dan membawa kami ke sebuah meja di balik jendela. Alpukat salad adalah permulaan dan kemudian datang burger dengan beberapa kentang goreng. Saya melanjutkan berbicara panjang lebar, untuk berbicara tentang perjalanan saya. Scott mengagumi keberanian saya. Dia tidak bisa berusaha untuk melakukannya, dan dia membayar perhatian pada Couch Surfing pengalaman. Aku mengakui bahwa pada awalnya, aku khawatir juga, tapi itu adalah kesempatan untuk selalu memiliki pengalaman positif, bahkan ketika aku menemukan diriku di beberapa lokasi yang belum saya pahami seperti di Lower East Side. Meskipun aku tidak ingin pergi ke Queens pada saat itu. Rafael adalah orang yang sangat baik dan saya kira dia benar-benar marah ketika saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak akan pergi bersama mereka, aku merasa bersalah!
Scott menatapku dengan rasa kagum dan tertarik. Saya menyadari ada sedikit keinginan yang lebih dari sekada persahabatan. Saya merasa sedikit malu dan merasa tidak nyaman dengan keadaan tersebut. Untungnya, hidangan kami datang yang memecahkan suasana dingin tersebut. Melihat ke dalam daftar makanan penutup, ada cheesecake dan saya menyujkainya! Ini makanan penutup favorit saya setelah tiramisu tradisional dan karena biasanya aku selalu mempunyainya untuk ulang tahun saya. Makan makanan itu di negeri sendiri sangat ideal, tapi Scott mengatakan padaku untuk tidak memesan makanan penutup karena dia ingin membawa saya ke tempat di mana aku akan pasti menyukainya.

Translated by Adiel Luckman

One Comment Add yours

  1. I’m not sure exactly why but this site is loading very slow for me.
    Is anyone else having this problem or is it a problem on my end?
    I’ll check back later on and see if the problem still exists.

Lascia un commento

Inserisci i tuoi dati qui sotto o clicca su un'icona per effettuare l'accesso:

Logo WordPress.com

Stai commentando usando il tuo account WordPress.com. Chiudi sessione / Modifica )

Foto Twitter

Stai commentando usando il tuo account Twitter. Chiudi sessione / Modifica )

Foto di Facebook

Stai commentando usando il tuo account Facebook. Chiudi sessione / Modifica )

Google+ photo

Stai commentando usando il tuo account Google+. Chiudi sessione / Modifica )

Connessione a %s...